Bahaya yang Mengintai di Internet (Bagian 2 – Phishing)

/, Teknologi Informasi/Bahaya yang Mengintai di Internet (Bagian 2 – Phishing)

Bahaya yang Mengintai di Internet (Bagian 2 – Phishing)

Phishing adalah modifikasi dari kata “fishing” dalam Bahasa Inggris yang berarti memancing. Kata “phishing” dipakai dalam dunia maya untuk aktivitas pengambilan data yang modusnya mirip dengan orang memancing. Sederhananya, layaknya seorang pemancing, seorang phisher akan menebar umpan, biasanya dalam bentuk email atau pesan melalui messenger. Jika umpan tersebut dimakan oleh ikan (dalam hal ini penerima pesan), phisher akan memperoleh data-data pribadi dari korbannya tersebut.

Teknisnya bisa bermacam-macam. Biasanya phisher “memancing” melalui email dengan mengirimkan pesan yang membujuk pembacanya untuk meng-klik link yang mengarah ke url tertentu. Agar meyakinkan, e-mail tersebut dibuat sedemikian rupa dengan logo perusahaan terkenal seperti Apple, Samsung, Paypal, e-bay, atau logo bank nasional maupun internasional.

Dengan semakin banyaknya cara pesan menyebar saat ini, tidak hanya melalui email, phisher bisa menyebarkan umpannya melalui media sosial dan aplikasi messenger. Meskipun, ada juga yang masih menggunakan cara yang lebih tradisional lagi, yaitu melalui telepon.

Contoh Kasus

Kasus 1

E-mail atau pesan text dari produsen smartphone terkenal (contohnya Apple atau Samsung) yang menyatakan akan membagikan smartphone gratis. Syaratnya, Anda harus “bergabung” dengan meng-klik link tertentu. Ketika link tersebut di-klik, Anda akan diarahkan ke website yang bukan situs resmi produsen smartphone tersebut. Selanjutnya, Anda diminta mengisi data-data pribadi seperti nama, alamat e-mail, alamat rumah, dan nomor telepon.

Tips : 

1. Kedengarannya memang agak menyakitkan : Mendapatkan iPhone X baru atau Samsung Galaxy S8 cuma-cuma rasanya terlalu indah untuk jadi kenyataan.

2. Apa yang terlihat sebagai link ke URL apple.com atau samsung.com tidaklah selalu mengarah ke situs tersebut. Jika Anda mengakses melalui desktop, gerakkan mouse ke atas link, klik kanan, kemudian pilih “Copy Link Text”. Paste link tersebut di notepad. Akan terlihat ke url mana sebenarnya link tersebut mengarah. Jika aneh, abaikan e-mail itu.

Kasus 2

E-mail atau pesan text yang menyatakan ada kesalahan pada sistem operasi atau alasan lainnya yang meminta Anda masuk ke link tertentu, atau menginformasikan user dan password akun Anda (misalnya Apple ID atau Google Account).

Tips :

Situs resmi Apple, Google, Samsung, provider selular, bank, dan lain-lain tidak akan pernah meminta login dan password penggunanya.

Kasus 3

Anda mendapatkan pesan text dengan kode unik di ponsel, yang mungkin saja Anda pun tidak paham apa isinya. Tidak lama kemudian, ada telepon yang masuk dengan berbagai cerita iming-iming kemenangan. Si penelepon meminta Anda untuk menyebutkan kode unik pada pesat text tersebut.

Tips :

Beberapa aplikasi menggunakan token untuk memastikan sebuah transaksi benar berasal dari Anda. Akan tetapi ada yang dengan cerdik memanfaatkan cara-cara phishing sosial dengan menelepon calon korban untuk meminta kode tersebut untuk kepentingannya. Sekali lagi, perusahaan resmi tidak akan pernah meminta login, password, kode rahasia apa pun yang terkirim kepada Anda melalui email, website, sms, ataupun telepon.

Data Pribadi Anda adalah Rahasia

Aturan dasar untuk tidak terpancing oleh kegiatan phishing yang dilakukan orang terhadap Anda adalah, berhati-hati sebelum memberikan data pribadi Anda kepada siapa pun. Jangan mudah terbuai oleh hadiah besar. Justru semakin besar hadiah yang dijanjikan, sehingga kelihatannya terlalu indah untuk jadi kenyataan, Anda harus semakin berhati-hati.

Ajarkan juga kepada anak-anak untuk tidak mudah memberikan informasi pribadinya seperti nama, alamat, nama keluarga, sekolah, nama guru, dan teman-temannya. Kita tidak tahu bagaimana pandainya orang-orang yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan data-data tersebut untuk hal-hal yang tidak diinginkan.

Comments

comments

By | 2018-02-21T05:14:37+00:00 February 21st, 2018|Categories: Edukasi, Teknologi Informasi|Tags: , , , |0 Comments

About the Author:

Simple and happy mommy * Advanced Open Water Diver * Enthusiast Reader * Books lover * Slow runner but continue making progress * Loves chocolate ice cream * Owner of Dapoer Kampoeng 33, a catering business located in Makassar, Indonesia * Food photographer

Leave A Comment