Motivasi Spiritual untuk Bisnis

//Motivasi Spiritual untuk Bisnis

Motivasi Spiritual untuk Bisnis

Apa sih, makna bisnis buat kamu? Kenapa kamu mau repot-repot berbisnis padahal hasilnya belum tentu menjanjikan? Semua orang tahu bahwa bisnis itu tidak pernah mudah. Memulai bisnis berarti siap bersusah-susah dan bersakit-sakit. Dengan kondisi demikan, mengapa para pebisnis tetap bersedia untuk terus menjalani segala kesukaran itu?

“Bangunlah motivasi spiritual-mu”. Demikian salah satu pesan coach Rusmin pada acara Mentoring Makassar Berdaya jilid 4 Ahad, 12 Januari 2018 yang lalu, yang membahas tentang 9 Pilar Bisnis.

Mengapa harus motivasi spiritual? Coach Rusmin menjelaskan bahwa bisnis yang dibangun untuk mengejar profit semata tanpa motivasi spiritual yang kuat, akan rapuh di dalamnya.  Sebab profit adalah hal yang tidak pernah pasti dalam sebuah bisnis. Resiko untuk rugi akan selalu menyertai setiap bisnis yang normal. Pada saat sukses menghasilkan profit, kamu butuh panduan agar tidak terlena dan bisa bersyukur. Dan di masa-masa sulit, kamu membutuhkan bahan bakar agar dapat tetap bertahan. Motivasi spiritual adalah penyeimbang. Ia adalah peredam gelombang euforia saat kesuksesan diraih, dan ia pula bahan bakar terbaik di masa-masa sulit.

Seperti apakah motivasi spiritual itu? 

Enam bulan yang lalu, saya memulai Dapoer Kampoeng 33, usaha katering dan layanan food delivery di Makassar. Terus terang kami memulainya hanya dari ide iseng. Alhamdulillaah, di bulan pertama yang bertepatan dengan Ramadhan 2017 yang lalu, omzet kami cukup mengejutkan. Akhirnya, kami mulai serius menjalaninya dan saya membuat branding dan promosi secara bertahap.

Benarlah apa yang dikatakan para coach, yaitu bahwa setiap bisnis akan mengalami pasang surut. Bisnis baru akan mengalami masa-masa sulit di tahun pertamanya. Itulah yang kami rasakan sendiri di Dapoer Kampoeng 33. Berbagai masalah kami hadapi, dengan saya sebagai owner yang merupakan pebisnis pemula. Terkadang, saya merasa jauh lebih mudah untuk just quit the game. Toh, saat ini saya pun masih aktif sebagai karyawan. Saya dan keluarga cukup aman secara finansial.

Hingga, suatu hari saya mengetahui bahwa salah satu anggota team kami yang bekerja di Dapoer Kampoeng 33, telah menjadi tulang punggung bagi orang tua mereka di kampung halaman dengan upah yang didapatnya saat ini. Ada pula yang berjuang membayar keperluan anaknya yang berada di kota lain, juga dengan upah dari Dapoer Kampoeng 33. Bahkan ada yang berani mengambil cicilan karena sekarang sudah punya harapan untuk upah tetap dari usaha kami. Padahal yang baru bisa kami berikan tidaklah besar.

Saat itu saya tahu, bahwa kami tidak bisa berhenti begitu saja. Meskipun sebagai owner saya berhak memutuskan apa pun, tapi keputusan untuk berhenti dari bisnis yang sedang kami jalankan  ini adalah keputusan yang sama sekali tidak boleh dilakukan. Saya sudah terikat pada tanggung jawab untuk membesarkan Dapoer Kampoeng 33 sejak hari pertama kami memulainya. Bisnis ini sudah memberikan harapan kepada orang-orang yang bekerja untuknya, dan tidak bisa begitu saja saya cabut seenaknya.

Inilah motivasi spiritual buat saya saat ini.

Comments

comments

By | 2018-01-18T08:12:19+00:00 January 18th, 2018|Categories: Bisnis|Tags: , , |0 Comments

About the Author:

Simple and happy mommy * Advanced Open Water Diver * Enthusiast Reader * Books lover * Slow runner but continue making progress * Loves chocolate ice cream * Owner of Dapoer Kampoeng 33, a catering business located in Makassar, Indonesia * Food photographer

Leave A Comment