Hardware Hunting untuk RedHat Linux

/, Sertifikasi, Teknologi Informasi/Hardware Hunting untuk RedHat Linux

Hardware Hunting untuk RedHat Linux

Tentu saja bab pertama di buku Study Guide RHCSA menjelaskan tentang instalasi dasar Linux RedHat. Exercise-nya apa lagi kalau bukan latihan praktek instalasi RedHat. Meskipun pada saat sertifikasinya nanti katanya kita sudah dihadapkan dengan mesin yang sudah terinstall RedHat, tapi pastinya seorang Certified System Administrator wajib tahu dan punya pengalaman untuk melakukan instalasi RedHat Linux. Dan tentu saja saya juga harus melakukan instalasi ini untuk persiapan pelajaran-pelajaran berikutnya.

Nah, jadi langkah pertamanya adalah mencari installer iso untuk RHEL 7 dan membakarnya ke DVD. Kalau tidak menemukan iso RedHat, menurut Study Guide ini, kita bisa pakai CentOS Linux (https://www.centos.org/download/) atau Scientific Linux (https://www.scientificlinux.org/downloads/sl-versions/) yang dua-duanya di-build berdasarkan binary RedHat dengan sedikit modifikasi, tapi masih relevan untuk belajar RHCSA.

Langkah kedua adalah mencari mesin yang spesifikasinya sesuai untuk bisa menjalankan RedHat Enterprise Linux versi 7, dan yang tidak kalah penting, harganya murah. Juga saya ingin laptop yang tidak terlalu besar. 14 inch atau bahkan kalau ada, 13 inch saja cukup.

Instalasi RHEL membutuhkan CPU 64 bit dengan RAM paling tidak 1G. Tapi selain instalasi OS utama di atas mesin fisik, nantinya di study guide ini akan ada instalasi 3 virtual machine yang masing-masing membutuhkan paling tidak 1GB RAM. Jadi paling tidak saya butuh 4GB RAM. Itu pun mepet hingga titik memory terakhir.

Saya ditawari Lenovo Ideapad 110 yang harganya 3,5juta. Tapi RAM-nya hanya DDR 2G. Jadi sekalian saja saya minta untuk upgrade RAM-nya hingga 8G. Ternyata setelah cover-nya dibuka, memory card di laptop ini tidak bisa diganti alias tidak bisa diupgrade. Untung saja tokonya toko langganan yang baik hati.  Meskipun sudah dibuka cover-nya, transaksinya bisa saya batalkan. Laptop yang bisa diupgrade yang harganya paling dekat adalah Lenovo Ideapad 100 Core i3. Begitu info dari Bapak baik hati pemilik toko. Harganya 4.7jt belum termasuk RAM upgrade. Fiuh…

Singkat kata, transaksi kami sukses dengan Lenovo Ideapad 100, dan upgrade RAM-nya juga sukses. Maka laptop itu pun jadilah calon mesin RHEL Server saya untuk keperluan belajar. Sekarang tinggal konsisten meluangkan waktu untuk mulai ngulik barang ini. Bismillaah.

Comments

comments

By | 2016-12-15T09:04:31+00:00 December 15th, 2016|Categories: IT, Sertifikasi, Teknologi Informasi|Tags: , , , |0 Comments

About the Author:

Simple and happy mommy * Advanced Open Water Diver * Enthusiast Reader * Books lover * Slow runner but continue making progress * Loves chocolate ice cream * Owner of Dapoer Kampoeng 33, a catering business located in Makassar, Indonesia * Food photographer

Leave A Comment